Ad

Memo Timur Lumajang
Wednesday, 28 January 2015

Laundry Rizkunnah Diminati Warga Perumahan

Lumajang Memo
Lumajang, Memo_Jasa cucian (Loundry) Riskunnah yang menempati salah satu kios pada Pertokoan Safira Jalan Soekarno-Hatta, Sukodono Lumajang ini, satu-satunya  laundry memiliki jasa antar jemput. Maka tak heran, jika jasa cucian milik Faisal Rizal, Kepala Desa Kutorenon, kecamatan Sukodono ini banyak diminati warga yang tinggal di perumahan.
Ira (40), salah satu karyawan mengatakan, dalam sehari ada sekitar 15 hingga 20 pelanggan yang menggunkan jasanya. Selain baju, Loundry Rizkunnah juga menerima cucian Bad Cover, Selimut, Bantal Guling Spon, Boneka, Sprei, Karpet dan beragam perlengkapan rumah tangga yang berbahan dasar kain atau spon.
“Pokonya bahanya terbuat dari kain atau spon akan kami layani Pak,” jelasnya. Mengenai tarif lanjut Ira, sesuai dengan bahan apa yang dicucikan. Untuk pakaian, cuci basah tarifnya Rp. 2000 / kilo gram, cuci kering, Rp. 2500/kilo gram, cuci setrika Rp.3500/kilo gram. “Sedangkan  tarif untuk  cuci bad cover dan boneka, tergantung ukurannya Pak,”  terangnya.
Ira menjelaskan, yang menjadi beda antara  Laundry Rizkunnah dengan laundry yang ada di Lumajang adalah, Laundry Rizkunnah memiliki karyawan antar jemput. Sehingga, pengguna jasa tidak harus pergi ketempatnya  namun cukup menelpon saja. “Kalau ada pelanggan yang menelpon, kami langsung mengambilnya,” paparnya.
Yang patut diketahui, Laundry Ruzkinnah selalu memberikan kepuasan kepada pelangganya. Sehingga, tidak sedikit pengguna jasa yang akan kembali lagi. Maka tak heran, Laundry Ruzkinnah menjadi  banyak diminati oleh warga yang tinggal di perumahan. “Pelanggan kami yang paling banyak adalah dari warga yang tinggal di perumahan Pak,” akunya.
Samsul arifin (46), salah satu pelanggan  Loundry Rizkunnah yang tinggal di Perumahan Biting, Kecamatan Sukodono mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan Laundri Rizkunnah. Menurutnya, hampir enam bulan ini ia sudah menjadi pelanggan tetap.
Selain rapi, hasil cucian di Laundry Rizkunnah juga bersih dan wangi. Maka dari itulah, ia dan istrinya selalu mempercayakan untuk cucian baju kepada Loundry Rizkunnah. Selain harganya murah, hasilnya juga memuaskan. “Untuk urusan cuci baju, kami lebih percaya dengan Luandry rizkunnah Mas. Selain diantar jemput, hasilnya sangat memuaskan,” ungkapnya. (tri)

Tuesday, 20 January 2015

Resto dan Karaoke “SETIA KAWAN”

 Layak dan Nyaman Untuk Acara Keluarga

Lumajang, Memo
Kini telah telah hadir di Kota Lumajang, Resto dan Karaoke “Setia Kawan” beralamat di Jalan Semeru barat Perempatan Klojen Lumajang. Dengan fasilitas yang lengkap dan memadai, membuat para pengunjung akan merasa betah dan nyaman untuk berlama-lama di tempat itu.
Selain menyediakan tempat karaoke untuk keluarga, Resto dan karaoke “Setia Kawan” juga menyediakan  beragam menu masakan dan minuman dengan  harga ekonomis. Dari mulai masakan tradisional hingga masakan bersekala Internasional. Selain itu, Resto dan Karaoke “Setia Kawan” juga menyediakan beragam snack serta masakan cepat saji.
Terlebih lagi, Resto dan Karaoke “Setia Kawan” itu benar-benar menjadikan  tempat hiburan keluarga yang sehat dengan tidak menyediakan pemandu (purel) dan  segala jenis minuman keras. “Tempat ini, memang sengaja kami hadirkan pyur untuk acara keluarga,” jelas Frengky selaku pihak pengelola.
 Adapaun ruangan karaoke yang tersedia untuk saat ini, ada 11 ruangan dengan fasilitas serba modern dan canggih.  Dari 11 ruangan yang tersedia, 8 diantaranya berukuran small (kecil) dan 3 berukuran medium (sedang) dengan tarif yang beragam. Untuk ukuran kecil dipatok dengan harga Rp. 50 ribu/jam. Sedangkan untuk berukuran sedang, dipatok dengan harga Rp. 75 ribu/jam.
Dengan beragam ukuran ruangan serta harga yang bervariasi tersebut, setidakya para pengunjung bisa memilih sesuai jumlah anggota keluarganya. Dengan demikian, mereka akan merasa betah dan nyaman untuk berkaraoke “Harapan kami, agar warga Lumajang mendapatkan tempat hiburan keluarga yang layak, nyaman dengan harga yang terjangkau,”paparnya.
Sebagai tempat hiburan keluarga, Resto dan Karaoke “Setia Kawan” selalu memperhatikan waktu dan jadwal pelayanannya. Jika pada hari Senin sampai Sabtu, buka pada pukul 10.00 Wib sampai pukul 22.00 Wib. Sedangkan untuk hari Minggu atau hari libur, buka pada pukul 12.00 Wib. sampai pukul 22.00 Wib.
Menjadi pengusaha hiburan dan makanan lanjut Frengky, pihaknya selalu menjalin komunikasi dan kemitraan yang baik dengan instansi pemerintah daerah. Sehingga, akan tercipta suasana kerja yang nyaman dan dapat memberikan manfaat bagi semua masyarakat khususnya warga Lumajang.
Selain itu, sebagai bentuk kontribusi yang diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda). Pihaknya selalu menomersatukan tentang kewajiban membayar pajak. Maka tidaklah heran, dalam kepatuhannya membayar pajak mendapat penghargaan langsung dari Bupati Lumajang, Sjahrazafd Masdar. “Kami pernah mendapat penghargaan tentang pembayaran pajak dari bupati pada tahun 2013 kemarin,” pungkasnya.
Sebelumnya, menyikapi tentang maraknya tempat hiburan terutama karaoke yang belum mengantongi ijin dan kerap dijadikan tempat minuman keras (Miras) dan asusila, Komisi A DPRD Kabupaten bersama petugas dari KPT Lumajang melakukan inpeksi mendadak (Sidak) terhadap Resto dan Karaoke Setia Kawan  (SK) yang beralamat di Barat Perempatan Klojen Jalan Semeru Lumajang.
Rabu (14/1) siang, sekira pukul 11. 00 Wib. Namun dalam sidak siang itu, Komisi A tidak menemukan kejanggalan atau kesalahan prosedur dalam pembangunan tempat hiburan tersebut. Demikian yang dijelaskan oleh Ketua Komisi A Nurhayati kepada sejumlah wartawan yang meliput kegiatan tersebut.
Bahkan menurutnya, karaoke Setia Kawan adalah satu-satunya tempat karaoke di Lumajang yang sudah mengantongi ijin. Disamping itu, dari segi pembangunanya juga tidak menyalahi aturan. Hal itu kata Nurhayati, tempat karaoke Setia Kawan bisa dijadikan percontohan bagi pemilik atau pengusaha karaoke lain yang ada di Lumajang.
 “Kenapa saya katakan layak dan sudah berijin, karena klasifikasinya sudah memenuhi standart dan cocok untuk acara keluarga,” terang legislator perempuan dari Fraksi Nasdem ini. Selain itu kata dia, karaoke Setia Kawan juga bebas dari minuman keras (Miras) dan bebas dari asusila. (tri)

Monday, 5 January 2015

Kedai "Bebek Sambal Tiga Macan" Disuguhi Musik Live Elekton

Lumajang, Memo
Sesuai dengan janji Aditya pemilik sang pemilik kedai ““Bebek Sambal 3 Macan”, yang  akan menyajikan music live electon pada tempat usahanya, rupanya bukan isapan jempol semata. Terbukti dalam satu malam setiap minggunya, ia selalu mendatangankan player prosfesional untuk mengiringi para pelanggan yang gemar olah vokal (bernyanyi).
“Dalam satu minggu, setidaknya ada satu malam yang saya gunakan untuk acara music live dengan iringan orgen tunggal” gumannya. Hal itu dimaksudkan, agar pelanggan betah berlama-lama di tempat usahanya. Selain itu, belakangan ini jenis music elekton (orgen tunggal) mulai digandrungi warga Lumajang.
Terbukti, banyak komunitas tembang kenangan mulai bermunculan. Biasanya, mereka membuat semacam kelompok atau paguyupan dengan jadwal yang telah ditentukan.Maka tak salah, jika kedai “Bebek Sambal 3 Macan” juga menyajikan music elekton untuk mengiringi para pelanggan yang gemar bernyanyi. “Saya juga termasuk anggota dari komunitas tembang kenangan Mas,” ujar lelaki yang pernah menjuarai Pop Singer di Lumajang ini.
Bukan itu saja, setiap harinya para pelanggan juga bisa berkaraoke ria bersama keluarga secara gratis di kedai “Bebek sambal 3 Macan,”.Dengan disuguhkannya music live electon ini, diharapkan bisa menjalin keakraban serta silahturohmi sesama pengunjung.
“Bebek Sambal 3 Macan” merupakan nama kuliner yang sekarang mulai digandrungi anak-anak muda di Lumajang. Selain harganya murah, masakan ini juga mempunyai cita rasa dan khas yang berbeda.  Selain itu, gorengan ikan yang disajikan sangat renyah  yang dilengkapi  taburan bumbu krispi di atasnya.
 Aditya, sang pencetus sekaligus pemilik dari kedai “Bebek Sambal 3 Macan” ini menjelaskan, dirinya sengaja memberikan istilah “Bebek Sambal 3 Macan” pada tempat usahanya, tentunya punya makna maupun arti yang sangat luas. “Bebek Sambal 3 Macan” adalah masakan khas yang berbahan dasar ikan Bebek yang disajikan dengan 3 macam sambal super pedas dan rasa yang khas.
“Pokoknya rasa sambalnya Nggraweng (mencakar-red) seperti macan Mas,” terang laki-laki yang kini masih menjomblo. Menurutnya, ia sengaja membuka warung dengan istilah “Bebek Sambal 3 Macan” ini adalah terimpirasi dari lidah orang Indonesia yang gemar dengan masakan pedas serta gurih.
Selain masakan unggulannya adalah ikan Bebek, namun juga menyajikan menu ikan-ikan lainnya. Seperti. Ikan Ayam, Gurame, Wader, Nila, Bandeng  Lele serta Daging Sapi dengan sajian goring serta dilengkapi lalapan dan Sambal 3 Macan. Diwajibkan, bagi pengunjung yang hendak menikmati masakan Sambal 3 Macan diwajibkan untuk tidak memakai sendok maupun garpu.
Artinya, para pengunjung bisa menikmarti atau menyantap masakan yang dipesannya itu hanya dengan menggunakan tangan.  Sehingga, rasa dan kelezatan Sambal 3 Macan ini bisa dinikmati hingga jari yang terakhir. “Saya yakin sambal buatan saya ini kelezatannya bisa dinikmati hingga jari terakhir,”paparnya.
Selain menu diatas, warung makan “Bebek Sambal 3 Macan”yang beralamat di Jalan MT Hariyono No. 141 tepatnya di pertigaan SDN 01 Jogoyudan, Kecamatan Kota Lumajang ini, juga menyedikan macam-macam masakan bagi mereka yang gemar nongkrong malam.
Adapun menu yang disedikan yaitu Menu “Gondoruwo” Diantaranya, Mie Instan Goreng Alay (pedas) dan Mie Instan Goreng Telur Alay yang disajikan dengan aneka minuman panas dan dingin. Selain itu, ada fasilitas tambahan yaitu Free Wifi, Fuul Music Karaoke, MCK, Tempat Istirahat dan Sholat serta parkir kendaraan gratis. (tri)

Wednesday, 31 December 2014

UD Rizkunnah Hadir untuk Lengkapi Kebutuhan Masyarakat


Lumajang, Memo
Masyarakat Lumajang yang gemar berbelanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga, kini tidak usah bingung. Pasalnya, UD Rizkunnah yang menempati salah satu pertokoan Safira No. 8 yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta , Sukodono,Lumajang, hadir untuk menjawab semua kebutuhan serta perlengkapan rumah tangga.
Adapun barang atau perlengkapan rumah tangga yang dijual  oleh UD Rizkunnah antara lain, perlengkapan tempat tidur seperti,  bantal guling, kasur lipat dan kasur sepon beragam ukuran, spring bad, sprei beragam corak warna dan motif, bad cover serta sarung bantal sofa.
Selain itu, UD Rizkunnah juga menjual perlengkapan untuk sholat seperti, mukenah, sarung, sajadah, handuk, serta karpet, taplak meja makan, sarung bantal sofa, serta beragam kebutuhan keluarga lainnya. Selain melayani pembeli dalam bentuk grosir, UD Rizkunnah juga melayani pembeli dalam bentuk eceran.
“Mengenai harga, kami paling murah diantara toko yang menjual kebutuhan rumah tangga yang ada di Lumajang,” terang Hj. Sinta (42), pemilik dari tempat usaha itu. Namun demikian kata dia, bukan berarti barang-barang yang dijualnya itu kelas rendahan atau barang-barang  tiruan.
Bahkan untuk menjaga kepercayaan serta kepuasan para pelanggan, UD Rizkunnah tetap menjaga mutu serta kwalitas barang. Sudah dipastikan, semua barang atau produk yang dijualnya adalah asli dan bukan barang tiruan. “Mengenai mutu serta kwalitas barang, kami nomer satu,” jelasnya.
Menurutnya, UD Rizkunnah memang dibuka untuk menjawab semua kebutuhan rumah tangga masyarakat Lumajang. Selain tempatnya yang strategis, UD Rizkunnah juga memiliki lahan parkir yang luas serta gratis. ‘Kami jamin, semua konsumen akan puas dengan pelayanan yang kami berikan,” pungkas HJ. Sinta. (tri)

Saturday, 13 December 2014

Bakso Daging Sapi Asli “Pak Doel”


Hanya Ada Satu di Lumajang

Lumajang, Memo
Memilki cita rasa yang khas, itulah yang diunggulkan oleh Kakso “Pak Doel” yang beralamat di barat Stadion Semeru, jalan Gajah Mada (Toga) Lumajang. Beragam ukuran bakso serta struktur daging  kasar dan halus, membuat pelanggan selalu ketagihan untuk menyantapnya. Selain itu, stand Bakso “Pak Doel” juga menyediakan bermacam bakso goreng dan tetelan. Meski sudah memilki ratusan pelanggan tetap, Bakso “Pak Doel” tidak berniat membuka cabang.
Pemilik usaha yang memilki nama asli Abdoellah (47) ini, menggeluti usaha sebagai pedagang bakso  sejak tahun 1987. Ia merupakan pendatang dari Kota Magetan Jawa Timur datang ke Lumajang bersama istrinya Sunarti (46), merintis usahanya dari nol. “Waktu itu saya masih baru nikah dan belum dikarunia momongan Mas,” akunya.
Dengan hanya bermodalkan awal Rp. 25 ribu, lalu ia menjadi pedagang bakso keliling dari kampung ke kampung menggunakan gerobak dorong. Waktu itu kata dia, harga permangkok bakso yang ditawarkan berkisar Rp,100,- hingga Rp. 150,-“Sebagai pedagang bakso keliling, saya tidak memasang tarif khusus Mas,” jelasnya.
Kondisi seperti itu, ia jalani hingga bertahun-tahun. Belasan tahun kemudian, ia menempati salah satu lapak yang ada di samping Samsat Baru yang beralamat di Jalan Pisang Agung Lumajang. Dengan memilki cita rasa yang khas serta harga yang ekonomis, membuat pelangganya kian hari selalu bertambah.
Seiring dengan berjalanan waktu, ia bersama istrinya lalu memutuskan untuk mengembangkan usahanya dengan membuka stand penjualan bakso di barat Stadion Semeru  Lumajang. Sampai sekarang, pelangganya terus bertambah dan tidak pernah susut. “Alhamdulillah, pelanggan saya masih setia Mas,” tuturnya.
Diakui, ia sengaja memakai nama “Pak Doel” pada tempat usahanya, karena sejak dulu ia dikenal orang dengan panggilan Cak Doel. Agar para pelangganya tidak kebingunan untuk mencarinya, maka stand bakso miliknya dinamai Bakso “Pak Doel” dan sudah terkenal di Kota Lumajang.
Meski demikian, ia tidak bermaksud membuka cabang lagi dengan alasan masih belum siap. Rupanya, ia sudah puas dengan stand usaha yang ditempatinya sekarang. Semisal ada pedagang bakso yang memilki nama yang sama, dipastikan itu bukan bakso miliknya. “Sampai sekarang saya tidak berminat buka cabang Mas,” ungkapnya.
Dari hasil jerih payahnya itulah, akhirnya ia bisa menikmati hidup dan bisa membeli rumah serta menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi. “Anak saya yang pertama kuliah di Unej Jember semester lima dan yang kedua  masih duduk di kelas 3  SMPN 4 Lumajang,”  pungkasnya. (tri)

Monday, 17 November 2014

Selera Anak Muda & Orang Dewasa



Cafe Lesehan "Putra Bandung" Sajikan Beragam Menu
Lumajang, Memo
Banyak cara atau trik yang dilakukan oleh para pelaku usaha makanan dan minuman dalam menjalankan usahanya. Hal itu sengaja mereka lakukan, agar para konsumen muda untuk mengenali serta penasaran dengan banner  nama yang mereka pampang di depan tempat usahanya.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Sadam Husen, pemilik Café Lesehan “Putra Bandung” yang beralamat di Jalan PB. Sudirman nomer 322 atau depan Pasar Baru Lumajang. Menurutnya,   ia sengaja memberikan embel-embel nama kota Bandung pada nama tempat usahanya. Karena diyakini, Kota Bandung mempunyai nilai komersil serta muda diingat oleh kebanyakan orang.

“Kota Bandung memiliki daya tarik tersendiri dan muda dikenali orang Mas,” jelas lajang yang akrab dipanggil Sadam, kelahiran kota Tasik Malaya Jawa Barat 36 tahun silam. Sadam juga menjelaskan, jika nama itu merupakan nama kota terbesar setelah Surabaya. Yang mana lanjut Sadam, ia juga pernah besar dan sukses di kota itu.
Diakui, membuka usaha kuliner tidaklah muda dan perlu perjuangan. Sepuluh tahun yang lalu, ia mengawali usaha kulinernya dengan membuka lapak di piggir jalan. Seiring dengan berjalannya waktu serta banyaknya pelanggan yang mulai berdatangan, ia akhirnya memberanikan diri menyewa tempat yang presentatif dengan memeberikan nama Café Lesehan “Putra Bandung”
Untuk memberikan kenyamanan kepada para pengunjung, Café Lesehan “Putra Bandung” menyediakan dua tempat yaitu lantai 1 dan lantai 2. “Kebanyakan dari para pengunjung ABG atau masih pelajar, mereka akan menempati lantai 2. Tetapi bagi pengunjung dewasa atau satu keluarga, mereka lebih asyik duduk di lantai dasar,” terang Sadam.
Adapun menu yang disajikan oleh Café Lesehan “Putra Bandung” beragam. Dari mulai masakan tradisional maupun masakan modern. Dianataranya, Ayam Goreng Kremes, Ayam Goreng Tepung, Ayam goring Mentega, Ayam Goreng Kanton, Ayam Goreng dan Bakar Lalapan, Ayam Goreng Rica-Rica, Gurami Asam Manis, Gurami Goreng Tepung, Gurami Rica-Rica, Nasi Ayam sayur, Nasi Goreng Putih & Merah, Udang Bakar, Udang Mentega, Udang Rica-Rica dan Udang Tepung.
Tidak itu saja, Café Lesehan “Putra Bandung” juga menyediakan masakan Cina dan Eropa. Diataranya,  Bihun Goreng, Aneka Cap Jai, Chiken Steak, Chikehen Wing BBQ, Fuyung Hai, Rollad Chikhen, Omelet, Salad Buah, Scrambled Eggs,oriental Steak, Koloke. Aneka cake, Black Forest, Beef Burger, Beef Steak Burger, Burger Tower Hot Dog, Pastel Tutup, Roti Bakar, Waffel  Original.
Sebagai pelengkap, Café Lesehan “Putra Bandung” menyediakan bermacam-macam jenis minuman yang disajikan panas dan dingin serta minuman ringan. Meski sudah puluhan masakan tradisional serta modern yang berhasil dikuasi, Sadam mengaku masih belum lengkap rasanya kalau tidak ada masakan menu khas Jawa Timuran.
Rencananya pada awal Desember mendatang, ia juga akan menyediakan makanan khas Jawa Timur. Diataranya, Nasi Pecel, Rawon,campur, Lodeh lengkap dengan ikan empal, ayam , dendeng  dan telur. “Biasanya kalau pagi hari, banyak pelanggan yang menanyakan masakan jenis itu. Agar pelanggan tidak merasa kecewa, maka saya akan menyediakan menu tersebut,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sadam menjelaskan, jika  Café Lesehan “Putra Bandung” miliknya buka setiap hari. Mulai dari pukul 08.00 Wib  (pagi) hingga pukul 21.00 Wib. (malam). Selain itu, ia juga siap menerima pesanan berbagai macam masakan dan kue. “Barangkali ada yang mau pesan kue tart, nasi kotak, roti dan sebagainya akan kami layani,” pungkasnya pria yang hingga kini masih melajang. (tri)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Muachrus All Rights Reserved.
back to top