Ad

Memo Timur Lumajang
Sunday, 8 February 2015

Kuasai Dunia Ini...!!!

Lumajang Memo
Sabahat, pada kesempatan kali ini sayang ingin menguraikan sedikit apa yang saya fahami tentang dunia ini beserta isinya. Yang mana, kita sebagai manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin bagi dunia ini, sudah barang tentu kita diberi bekal kemampuan untuk menguasai apa yang ada di atas bumi dan di bawah langi.
Tuhan semesta alam menciptakan segala sesuatu untuk kepentingan manusia. Nah, kalimat yang seperti ini memang susah untuk didefinisikan secara rinci. Tidak perlu berfikiran terlampau jauh dulu, kita sedikit lebih fokus pada hal-hal kecil dahulu sambil melihat-lihat contoh yang ada.

Elang mampu terbang tinggi tidaklah menggunakan kemampuan atau tenaga elang itu sendiri, melainkan memanfaatkan arus udara yang tinggi. Elang hanya memanfaatkan arus udara untuk mengangkatnya ke tempat yang jauh lebih tinggi tanpa mengeluarkan tenaga sedikitpun. Asyik bukan..!
Ikan yang tinggal di perairan dalam pun serupa perbuatannya dengan elang, yang sama-sama memanfaatkan arus di sekitarnya untuk mendorongnya bergerak dengan sangat cepat.

Dalam bidang pertanian pun banyak cara memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Setiap tanaman memiliki keunggulan tersendiri yang dapat kita ambil untuk diterapkan pada tanaman yang kita kehendaki. Misal untuk menyuburkan perakaran dan menguatkan pertumbuhan tanaman, kita dapat mengambil tanah dan sedikit akar yang ada pada pohon bambu, dan tanaman lain yang pertumbuhannya sangat bagus. Hal ini sangat membantu dan terbukti lebih efisien.

Akan tetapi, dari sekian yang saya ketahui. Ada hal yang mengusik fikiran saya, apa sih manfaat babi dan anjing, sampai diharamkan dalam Islam?
Dunia kesehatan pun menyadari kebenaran pengharaman babi dan anjing, tapi saya tidak mengklaim semua itu benar. Ambil saja contoh jenis narkoba yang dimanfaatkan dalam dunia kesehatan, berdasarkan dalil yang intinya mengajarkan JANGAN BERLEBIHAN / melampaui batas. Saya pribadi memberanikan diri tuk mengambil kesimpulan, Anjing dan Babi tidaklah haram. Yang haram adalah perbuatan manusia itu sendiri dalam menggunakan segala sesuatu secara berlebihan.
Jadi, silahkan pergunakan Babi, Anjing, Narkoba dan segala macam kawan-kawannya selama tidak mengakibatkan hal negatif serta tau ukuran maksimal dalam penggunaannya, supaya kita tidak tergolong orang-orang yang melampaui batas.

Sedikit kita berimajinasi, andai kata kita dapat mengendalikan udara seperti di film Avatar Aang, Naruto dan sejenisnya. Ya,, kita memang mampu mengendalikan udara dan beberapa orang yang dekat dengan saya, mereka mampu membuktikan hal tersebut secara ilmiah. Saya pribadi pun sudah membuktikannya,, dan itu semua nyata. Bukan itu saja, selain untuk meyakinkan diri sendiri, saya terapkan ke pada orang lain untuk merasakan udara yang saya kendalikan, dan orang tersebut mengiyakan. Penasaran..? silahkan inbok di sini.
by: Muachrus, S.Pdi

Sunday, 1 February 2015

Benarkah Roh itu Dapat Terbelah?

Benarkah Roh itu Dapat Terbelah?
http://www.timeturk.com
Sahabat, pada kesempatan kali ini saya ingin mengkaji masalah Roh atau Ruh yang terbelah. Tentu saja kajian kali ini akan terlihat kontroversi, baik dari segi mana pun kita menilai.
Sebelumnya saya minta maaf pada para pembaca yang mungkin tidak sependapat, baik secara parsial maupun secara keseluruhan. Dengan tulisan ini saya mengajak para pembaca untuk mereview kajian ilmiah yang telah teruji oleh dunia, bahkan hingga kini masih diajarkan pada pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA, bahkan lebih dari itu.

Sungguh, tiada dari kita yang dapat melakukan riset terhadap hal-hal yang di luar jangkauan kita secara jasmani, karena memang sulit dibuktikan. Mungkin, pemikiran kita akan sama bila melihat beberapa fakta yang pernah kita pelajari (terutama yang sudah mengenyam pendidikan S3: SD, SMP dan SMA).

Mari kita masuk pada bahasan utama.
Semua makhluk hidup yang ada di bumi, terbentuk dari makhluk hidup yang sangat sederhana, yaitu sel/ mikroba/ mikro organisme. Dari sekian milyar mikro organisme yang berkumpul, sehingga membentuk kehidupan yang baru, dengan bentuk dan keunikan tersendiri. ini fakta.

Manusia tercipta dari sebuah sel sperma yang hidup, tapi ntah kenapa sel telur (ovum) tidak dikatakan demikian, hal ini yang masih belum dapat difahami. Sel sperma tersebut masuk ke dalam sel telur (ovum) yang kemudian membelah diri dan berkembang terus menerus. Menurut teori, mikro organisme berkembang biak dengan cara membelah diri, yang diawali dengan membelah inti sel yang kemudian diikuti dengan membelah bagian sel itu sendiri, hingga menjadi 2 kehidupan yang hidup mandiri tanpa ada ketergantungan.

Pertanyaannya, Benarkah pada saat mikro organisme membelah diri, rohnya ikut terbelah pula?? Sebab bila dilihat, 1 mikro organisme memiliki 1 roh pula dan 1 pribadi. Ketika sudah terjadi proses membelah diri, maka ada 2 mikro organisme, 2 roh dan 2 pribadi yang berbeda. Akan tetapi, kita sangat kesulitan membedakan mana anaknya (hasil membelah diri) dan mana yang asli. Kalau menurut teori, mikro organisme membelah diri persis terbagi 2 bagian yang sama.
Walau pun memiliki kepribadian yang berbeda, kedua mikro organisme tersebut memiliki DNA dan Genetika yang sama.

Kita kembali pada manusia.
Apakah manusia ini hanya sekumpulan mikro organisme yang saling terhubung, terikat dan terorganisasi dengan sempurna beserta roh-roh kecil milik mikro organisme yang berkoloni??? Atau kita ini selain memiliki roh-roh kecil yang ada pada mikro organisme juga mempunyai roh besar dan utama yang mengatur keseluruhan tubuh yang ditinggali koloni-koloni mikro organisme...?

jika kita bahas dalam satu tulisan/ judul,,, pasti akan sangat panjang. Tulisan ini akan saya sambung pada kesempatan berikutnya..........


 by: Makhrus, S.Pdi

Friday, 23 January 2015

Dampak Energi pada Sesuatu

Sahabat, berbicara energi memang sangat sulit didefinisikan, apalagi tanpa adanya bukti-bukti yang dapat menguatkan penjelasan tersebut. Meskipun ada bukti, belum tentu dapat  menjelaskan pada orang-orang tertentu, sebab bagi saya pribadi, semua pembuktian itu akan sia-sia belaka bila diri pribadi kita belum membuktikan langsung (tidak mengalami hal tersebut).

Nah, kita akan melakukan sedikit riset dari karya leluhur kita dan dari peninggalan yang ada di negeri seberang, yaitu Pyramida yang hingga kini belum diketahui siapa pembuatnya dan sebagainya.

Langsung saja pada pokok pembahasan kita.

:: Kita mulai dari warisan budaya kita, yaitu Keris
dampak energi

Keris begitu kental dengan hal-hal mistis, namun bukan itu yang kita bahas. Keunikan sebuah keris, yaitu dibuat dengan perhitungan yang sangat matang dan SIMETRIS. Walau pun leluhur kita dikatakan kolod dan kuno, buah karyanya sangat menawan dan bahkan, orang modern dengan teknologi yang super duper pun blum dapat membuat seperti itu. Aneh bukan!

Keris dibuat dengan cara yang sederhana tapi dengan perhitungan yang sempurna (simetris).Sebab itu Keris dapat ditegakkan pada bidang datar dan seimbang. Yang dalam ilmu matematis disebut titik NOL atau titik Pusat.

:: Soal Keajaiban Pyramid
Dampak energiSiapa sih yang belum tau Pyramida..? ada yang mengatakan kalau pyramida itu dibangun oleh alien dengan teknologi super canggihnya. Terlepas dari siapa yang membuat Pyramid,  Ada artikel yang mengulas bahwa pyramida dibangun dengan presisi yang sangat tinggi dengan deviasi yang sangat kecil.

Pyramid dikategorikan bangunan yang sangat istimewah disamping karena ukurannya yang besar, juga karena Pyramid tidak tertimbun meski sudah eksis lebih dari 5000 tahun. Sebab mengapa? karena pyramid dibuat dengan perhitungan yang sempurna. Dapat juga dibilang mencapai titik NOL atau titik pusat utara bumi. Yang mana bila dilihat dari perbintangan, Pyramid berada pada pusat energi yang besar, sehingga pyramid mampu bertahan dengan kokoh hingga ribuan tahun.

Pyramid yang memiliki 4 sisi yang sempurna ditambah dengan puncak yang menunjukkan titik utara bumi yang sebagai pusat.(bukan titik utara menurut magnetis bumi). Dengan kondisi seperti itu, puncak dari Pyramid dapat meraih energi yang begitu besar dan dipancarkan pada sekitarnya, energi itu pulalah yang melindungi bangunan pyramid hingga ribuan tahun dengan seminimal mungkin kerusakannya. mungkin dapat dikaitkan juga dengan dulur papat limo pancer,,, penjelasan detilnya mungkin pada artikel berikutnya.

:: Lain hal dengan ilmu fisika soal Atom
dampak energiKita pun tau, bahwa bagian terkecil dari sekitar kita adalah ATOM (bukan cemilan loh yaa). Atom memiliki 3 bagian, yaitu Proton, Elektron dan Neutron. Yang biasa disebut Negatif, Positif dan Netral. Sisi Netral (titik NOL/titik pusat) inilah yang sangat luar biasa. itulah yang kita kaji dari 3 bahasan di atas.

==============================>>>

Kita akan masuk pada Uraian yang lebih dalam dan pengaplikasiannya bagi diri kita
Sampai pada pembahasan yang lebih dalam lagi, dari uraian di atas. Kita pun tau sumber energi TERBESAR dan TANPA BATAS berada pada kombinasi 2 hal yang bertentangan (puls (+) dan Minus(-)). Atau yang lebih dikenal dengan Yin Yang. Bila 2 hal yang bertentangan itu dipadukan, maka terdapat nilai NOL atau NETRAL.

Langsung pada aplikasi energi melalui diri kita melalui meditasi/ cara yang lain.
Ketika kita meditasi dalam keadaan sangat bahagia atau pun dalam kemelut yang pelik, hal itu sangat mengganggu konsentrasi kita. Lain hal ketika kita bersikap NETRAL pada setiap kondisi, maka kita akan senantiasa dilingkupi energi luar biasa. Nah, kembali pada diri masing",, mau pilih yang mana, Positif, Negatif atau Netral,,, dan rasakan semua perbedaannya.


Tuesday, 13 January 2015

Pantaskah Kita Minta PadaNYA Dalam Do'a..?

"Guru, salahkah bila saat berdoa aku mengajukan berbagai permintaan pada Tuhan agar diberikan hal-hal duniawi yang kuinginkan? Bukankah semestinya aku hanya melakukan persembahan dalam doa dan tidak meminta apa-apa? Karena katanya mempersembahkan doa demi terkabulnya sebuah harapan, adalah doa yang tidak tulus."

"Manu, apa yang salah ketika yang lebih kecil meminta pada yang lebih besar? Apa yang salah saat yang lebih rendah meminta pada yang lebih tinggi? Bahkan sungai-sungai meminta air dari danau untuk dialirkannya."

"Jika bagimu Tuhan adalah sumber segalanya, lalu apa yang salah saat kau meminta dalam doa-doamu pada Sang Sumber? Bahkan jika kau mempersembahkan seluruh isi alam padaNya, kau mempersembahkan pada pemiliknya sendiri."

"Mintalah padaNya dalam doa-doa. Lalu persembahkan pikiran, kata-kata dan perbuatan yang selaras dengan doa-doamu itu kepadaNya. Dengan begitu akan layak bagimu menerima berkahNya. Sebab, setiap doamu padaNya di luar sana, tak lain adalah doa pada Jiwamu sendiri di dalam."

Thursday, 8 January 2015

SENI DALAM MEDITASI

Dalam olah batin, meditasi menjadi salah satu topik pembicaraan yang tiada habis-habisnya. Tentu hal tersebut ada sebabnya, sebabnya tiada lain karena meditasi adalah salah satu usaha proses untuk meningkatkan pengembangan pribadi seseorang secara total.

Apakah Meditasi ?
Mengusahakan rumus yang pasti mengenai arti meditasi tidaklah mudah, yang dapat dilakukan adalah memberi gambaran berbagi pengalaman dari mereka yang melakukan meditasi, berdasarkan pengalaman meditasi dapat berarti :
1.Melihat ke dalam diri sendiri
2.   Mengamati, refleksi kesadaran diri sendiri
3.    Melepaskan diri dari pikiran atau perasaan yang berobah-obah, membebaskan keinginan duniawi sehingga menemui jati dirinya yang murni atau asli.

Tiga hal tersebut diatas baru awal masuk ke alam meditasi, karena kelanjutan meditasi mengarah kepada sama sekali tidak lagi mempergunakan panca indera ( termasuk pikiran dan perasaan ) terutama ke arah murni mengalami kenyataan yang asli.

Perlu segera dicatat, bahwa pengalaman meditasi akan berbeda dari orang ke orang yang lain, karena pengalaman dalam bermeditasi banyak dipengaruhi oleh latar belakang temperamen, watak dan tingkat perkembangan spiritualnya serta tujuan meditasinya dengan kulit atau baju kebudayaan orang yang sedang melaksanakan meditasi.

Secara gebyah uyah (pada umumnya) orang yang melakukan meditasi yakin adanya alam lain selain yang dapat dijangkau oleh panca indera biasa. Oleh karena itu mungkin sekali lebih tepat jika cara-cara meditasi kita masukkan ke golongan seni dari pada ilmu.

Cara dan hasil meditasi dari banyak pelaku olah batin dari berbagai agama besar maupun perorangan dari berbagai bangsa, banyak menghasilkan kemiripan-kemiripan yang hampir-hampir sama, tetapi lebih banyak mengandung perbedaan dari pribadi ke pribadi orang lain.

Oleh karena itu kita dapat menghakimi hasil temuan orang yang bermeditasi, justru keabsahan meditasinya tergantung kepada hasilnya, umpamanya orang yang bersangkutan menjadi lebih bijaksana, lebih merasa dekat dengan Tuhan, merasa kesabarannya bertambah, mengetahui kesatuan alam dengan dirinya dan lain-lainnya.

Keadaan hasil yang demikian, sering tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh orang-orang ( masyarakat ) di sekitar diri orang tersebut karena tingkah-lakunya maupun ucapan-ucapannya serta pengabdiannya kepada manusia lain yang membutuhkan bantuannya, mencerminkan hasil meditasinya.

Cara-cara dan akibat bermeditasi.
Cara bermeditasi banyak sekali.
Ada yang memulai dengan tubuh, arti meditasi dengan tubuh adalah mempergunakan menyerahkan tubuh ke dalam situasi hening.

Lakunya adalah dengan mempergunakan pernafasan, untuk mencapai keheningan, kita menarik nafas dan mengeluarkan nafas dengan teratur. Posisi tubuh carilah yang paling anda rasakan cocok / rileks, bisa duduk tegak, bisa berbaring dengan lurus dan rata. Bantuan untuk lebih khusuk jika anda perlukan, pergunakan wangi-wangian dan atau mantra, musik yang cocok dengan selera anda, harus ada keyakinan dalam diri anda, bahwa alam semesta ini terdiri dari energi dan cahaya yang tiada habis-habisnya. Keyakinan itu anda pergunakan ketika menarik dan mengeluarkan nafas secara teratur.

Ketika menarik nafas sesungguhnya menarik energi dan cahaya alam semesta yang akan mengharmoni dalam diri anda, tarik nafas tersebut harus dengan konsentrasi yang kuat. Ketika mengelurkan nafas dengan teratur juga, tubuh anda sesungguhnya didiamkan untuk beberapa saat. Jika dilakukan dengan sabar dan tekun serta teratur, manfaatnya tidak hanya untuk kesehatan tubuh saja tetapi juga ikut menumbuhkan rasa tenang.

Bermeditasi dengan usaha melihat cahaya alam semesta, yang dilakukan terus menerus secara teratur, akan dapat menumbuhkan ketenangan jiwa, karena perasaan-perasaan negatif seperti rasa kuatir atau takut, keinginan yang keras duniawi, benci dan sejenisnya akan sangat berkurang, bahkan dapat hilang sama sekali, yang hasil akhirnya tumbuh ketenangan. Meditasi ini harus juga dilakukan dengan pernafasan yang teratur.

Kesulitan yang paling berat dalam bermeditasi adalah “mengendalikan pikiran dengan pikiran“ artinya anda berusaha “ mengelola “ pikiran-pikiran anda, sampai mencapai keadaan “ Pikiran tidak ada “ dan anda tidak berpikir lagi, salah satu cara adalah “ mengosongkan pikiran “ dengan cara menfokuskan pikiran anda kepada suatu cita-cita, umpamanya cita-cita ingin menolong manusia manusia lain, dsb. Cita-cita ingin berbakti kepada bangsa dan negara, cita-cita berdasarkan kasih sayang dan sejenis itu menjadi sumber fokus ketika hendak memasuki meditasi.

Secara fisik ada yang berusaha “ mengosongkan pikiran “ dengan memfokuskan kepada “ bunyi nafas diri sendiri “ ketika awal meditasi, atau ada juga yang menfokuskan kepada nyala lilin atau ujung hidung sendiri.
Jika proses meditasi yang dilukiskan tersebut diatas dapat anda lakukan dengan tepat, maka anda dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam pengertian spiritual, yang akibatnya pasti baik untuk diri anda sendiri, mungkin juga bermanfaat untuk manusia lain.

Sesuatu itu jangan dijadikan tujuan meditasi, karena hasil sesuatu itu adalah hasil proses meditasi, bukan tujuan meditasi.
Jika dalam proses tersebut pikiran anda belum dapat anda “ kuasai atau hilangkan “ janganlah putus asa atau berhenti, tetapi juga memaksakan diri secara keterlaluan. Pengembangan selanjutnya dari proses meditasi tersebut, anda sendiri yang akan menemukan dan meneruskannya, karena berciri sangat pribadi.

Untuk dapat berhasil anda sangat perlu memiliki motivasi yang cukup pekat dan dalam, sehingga dengan tiada terasa anda akan bisa khusuk dalam keheningan bermeditasi. Jika menemui sesuatu, apakah itu cahaya atau suara atau gambaran-gambaran, jangan berhenti, teruskan meditasi anda.

Pengalaman sesudah keadaan demikian, hanya andalah yang dapat mengetahui dan merasakannya, karena tiada kata kalimat dalam semua bahasa bumi yang dapat menerangkan secara gamblang. Dalam keadaan demikian anda tidak lagi merasa lapar, mengantuk bahkan tidak mengetahui apa-apa lagi, kecuali anda tersadar kembali. Biasanya intuisi anda akan lebih tajam sesudah mengalami proses meditasi yang demikian itu, dan mungkin pula memperoleh “ pengetahuan “ tentang alam semesta atau lainnya.

sumber artikel http://www.karatonsurakarta.com/meditasi.html

Tuesday, 6 January 2015

Lepaskan Segalanya dan Jadilah Bebas

Apabila kita berada di dimensi yang lebih tinggi, kita dapat melihat segala yang ada di alam semesta muncul dan hilang dalam sekejap, seperti gelembung. Kita bahkan tidak dapat mengatakan sekejap. Semuanya hilang begitu mereka muncul. Sama halnya dengan alam ilusi yang kita lihat dari dimensi yang lebih tinggi.

Kita sepertinya melewati masa penderitaan yang lama, itu semua karena kegelapan batin kita. Kita sebenarnya terperangkap dalam ruang dan waktu; itulah mengapa terasa begitu lama. Kenyataannya tidaklah begitu lama. Bagi Tuhan, bahkan lebih singkat dari sedetik atau fraksi yang sekejap. Itu tidak bisa dibilang sebagai waktu. Ia berlalu dengan begitu cepat! Tetapi Anda terperangkap dalam suatu sudut, Anda tidak bisa melihat keseluruhan dan Anda berpikir bahwa Anda hanya berada di sana. Ini tidak benar, Anda berada di mana-mana. Anda hanya tersangkut di sana dan tidak bisa terbang keluar, jadi Anda menganggap Anda berada di sana, menganggap diri Anda hanyalah sekedar ini dan itu. Kadang ada burung kecil atau serangga yang tersangkut di jendela kita. Karena kaca jendela kita transparan dan ruangan di dalam lebih terang, jadi mereka tidak menyadari ada jendela dan mereka menabrak kaca. Kepala mereka jadi terluka, mata mereka jadi buta, dan dalam waktu yang singkat mereka jatuh pingsan di lantai. Mereka tidak dapat masuk melalui ruangan yang terbuka, tapi terbang langsung ke jendela kaca.

Kita melakukan hal yang sama! Kita harus melepaskan segalanya, bahkan kebahagiaan kita, dan dengan demikian barulah kita menjadi baik. Kita bahkan jangan meminta kedamaian, kesehatan, kejayaan, nama baik, kekayaan, atau keluarga. Kita seharusnya jangan meminta apapun agar kita tidak menderita. Karena kita meminta terlalu banyak maka kita tersangkut di sini dan di sana, hidung kita juga terperangkap di sana lalu kita berteriak meminta bantuan. Baca selengkapnya

Monday, 5 January 2015

Meditasi adalah Sejenis Pendidikan

Meditasi adalah sejenis pendidikan, sejenis proses belajar. Itu seperti ketika Anda pergi ke perguruan tinggi, Anda bertanya sesuatu kepada profesor atau guru Anda, dan kemudian Anda harus duduk dengan tenang dan mendengarkan ajaran serta kebijaksanaannya. Jika pelajar hanya pergi ke perguruan tinggi dan bertanya sesuatu kepada profesor tetapi ia malah keluar dan melakukan hal yang lainnya, apakah ia akan menjadi bijaksana? Jadi, meskipun profesor berada di depannya, akan tetapi dia tidak mendapatkan apa-apa, itu karena dia tidak memberikan sebuah kesempatan kepadanya untuk berbicara.

Meditasi itu seperti ilmu pengetahuan yang lainnya. Kita harus belajar. Kita harus bersedia untuk menerima kebijaksanaan yang akan diberikan kepada kita. Dan seperti ilmu pengetahuan atau pelajaran yang lain, kita belajar dengan mendengarkan dan dengan berlatih. Ketika kita duduk diam dalam keheningan, kelak akan ada banyak informasi, berkah, cinta kasih, dan kekuatan yang dilimpahkan ke dalam diri kita. Kita akan merasa berbeda setelah meditasi. Dan semakin lama masa meditasi atau semakin lama kita bermeditasi, maka kita akan menjadi lebih bijaksana, lebih damai. Inilah caranya agar dunia ini menjadi lebih damai.

Pendidikan Dimulai dari Keluarga
T: Guru yang saya hormati, bagaimana kita dapat mendidik anak-anak SMP dan SMU untuk menjadi lebih lemah lembut dan memahami cinta kasih orang tua mereka tanpa rasa ragu?

G: Itu tergantung dari karma orang tua dan anak-anak. Pada mulanya anak-anak mempunyai hati yang baik, tetapi mereka kemudian dipengaruhi oleh masyarakat luas. Saat ini, lingkungan sosial tidak baik dan tidak menguntungkan bagi perkembangan anak-anak, karena film-film kekerasan dan poster-poster pornografi ada di mana-mana, dan mereka benar-benar mempengaruhi anak-anak kita. Sekarang ini, kursus di bidang moral tidak termasuk dalam kurikulum sekolah. Ini akan berubah di masa depan; mungkin pemerintah akan memasukkan kursus-kursus ini ke dalam sistem pendidikan. Suruhlah anak-anak Anda untuk membaca cerita-cerita moral atau bermeditasi selama tiga puluh menit setiap harinya. Setelah itu anak-anak akan menjadi lebih baik

Jika anak-anak tumbuh dan memiliki etika baik yang mengakar sejak kecil, maka ketika mereka dewasa mereka tidak akan mudah jatuh. Tetapi ketika pohon tidak berakar dengan baik, maka pohon itu hanya tumbuh sedikit, dan pohon itu kemudian dapat ditumbangkan oleh angin atau kekuatan alam yang lain.

 Kebanyakan anak-anak yang jahat, sebenarnya mereka tidak benar-benar jahat. Sebagian besar dari mereka yang bunuh diri atau merampok juga tidak begitu jahat. Mereka menjadi jahat karena tidak seorang pun yang mengajarkan hal-hal yang baik kepada mereka, dan mereka hanya mengenal orang-orang yang mengajar mereka tentang hal-hal yang buruk. Kode etis dan moral jarang diajarkan di sekolah. Sebagian besar anak-anak diajarkan untuk mengingat fakta-fakta dalam matematika, sejarah, dan kelas-kelas yang lain. Mereka dituntut untuk lulus dengan cepat dari sekolah, mencari pekerjaan, dan memperoleh uang. Satu-satunya motivasi yang mereka terima dari keluarga adalah: “Jika kamu gagal dalam pelajaran, maka kamu tidak akan dapat mencari nafkah ketika kamu dewasa nanti.” Sebagian besar sekolah menekankan hal ini. Sebagian besar orang bersaing satu sama lain hanya untuk uang, posisi, dan popularitas. Mereka tidak mendidik anak-anak tentang konsep moral, tanggung jawab, dan memberikan sumbangan kepada masyarakat. Jadi, generasi masa depan kita mungkin berada dalam situasi yang menyedihkan! 

Kelak, sebelum Anda mengutuk seorang pencuri atau menyalahkan seorang anak karena jahat, maka pikirkan dan tanyakan kepada diri sendiri terlebih dahulu: “Sebagai orang tua dan orang yang lebih tua, apakah kita sudah benar-benar memenuhi tanggung jawab kita?” Mungkin kita harus malu pada diri kita sendiri! Bagaimanapun, kita tidak dapat disalahkan, karena generasi yang lebih tua tidak mengajarkan sesuatu yang baik kepada kita. Kita harus menemukan jalan yang lain, atau anak-anak kita akan merosot akhlaknya. Anak-anak yang jahat tidak dilahirkan jahat, tidak ada seorang anak pun yang jahat sejak lahir.

Anak-anak itu atau para narapidana itu tidak benar-benar jahat. Tingkah laku mereka sebagian besar disebabkan karena latar belakang keluarga mereka yang malang. Sebagai contoh, ibu mereka mungkin menjadi pencandu narkoba, atau ayah tiri mereka mungkin telah kecanduan judi atau alkohol dan sering memukul mereka. Latar belakang keluarga yang seperti itu dapat menciptakan kelakuan buruk pada anak-anak. Mereka melepaskan kemarahannya kepada orang lain.baca artikel lengkapnya

Saturday, 3 January 2015

Tujuan Meditasi

Mengenali Jati Diri Anda dan Mencapai Kebahagiaan Batin
Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai
Hsihu, Formosa, 19 Juni 1995
(Asal dalam bahasa Inggris)

Sebenarnya, ketika kita sedang bahagia, kita sangat sulit bermeditasi. Dan ketika kita sedang sangat menderita, kita juga sangat sulit bermeditasi! Itulah mengapa kita harus selalu berusaha menemukan keseimbangan di antaranya agar kita tidak merasa terlalu ekstrim sehingga kita lupa bahwa kebahagiaan sejati ada di dalam batin. Sungguh, demikian!

Tidak masalah betapa besar kita mengasihi seseorang atau betapa besar seseorang mengasihi kita; suatu hari dia akan mengecewakan kita atau menyakitkan kita. Mungkin kita salah paham, atau mungkin benar. Tetapi menyakitkan. Bahkan dengan anak-anak atau suami kita. Jika kita ingin agar mereka benar-benar mengasihi kita, maka kita harus menjadi seperti seorang budak selama 24 jam sehari untuk memenuhi semua harapan mereka. Lalu mereka akan bahagia dan mungkin akan menempel kepada kita. Walaupun begitu, itupun belum pasti.

Kadang anak-anak membuat masalah bagi orang tua mereka, itu karena mereka tidak memahami orang tua mereka, atau mereka ingin agar orang tua mereka selalu bersama mereka sepanjang waktu dan memberi semua waktunya. Tetapi kadang jika orang tua tidak dapat memuaskan mereka, maka mereka kemudian menjadi tidak peduli. Dan anak-anak itupun kadang membuat banyak penderitaan bagi orang tua mereka. Sepasang suami istri kadang juga saling menyakiti, itu karena mereka mempunyai terlalu banyak tuntutan.
Tuntutannya kadang tidak mudah untuk dipenuhi. Misalkan hari ini ada seseorang yang mencintai Anda, Anda kemudian berharap agar besok dia akan tetap sama atau mungkin semakin baik. Tetapi esok harinya suatu hal terjadi pada dirinya dan membuat ia mudah marah atau murung, sehingga ia tidak ingin berbicara dengan Anda. Itu mungkin bukan kesalahan Anda, tetapi Anda kemudian berkata, “Jika kamu tidak mempedulikan saya, mengapa saya harus mempedulikanmu?” Anda berdua mengucapkan kalimat ini sehingga kalian berpisah atau setidaknya merasa kesal satu sama lain. Diperlukan waktu berhari-hari agar kalian berdamai kembali atau hal itu mungkin tidak akan pernah terjadi lagi. Kadang hal-hal kecil pun dapat menyebabkan perpisahan, dan ini amat menyakitkan. Jika tidak menyakitkan maka boleh saja, tetapi ini sungguh-sungguh menyakitkan.
Sebenarnya, jika kita sungguh-sungguh bersandar kepada kebahagiaan batin, maka segalanya akan datang. Kita kemudian tidak akan pernah kecewa atau terus bergantung kepada siapapun. Jika seseorang menyapa maka baik saja; jika mereka tidak menyapa, maka baik juga. Kita tidak merasa begitu terluka atau sakit di dalam batin.
Maka semua kepedihan, kesedihan, dan kesengsaraan datangnya bukan dari luar, bukan dari orang lain; tetapi datang dari kegelapan batin kita. Kita mengharapkan terlalu banyak dari semua orang dan segala hal; dan setelah itu kita menjadi kecewa. Jadi satu-satunya sumber kebahagiaan ada di dalam batin. Kapanpun Anda bermeditasi, usahakanlah untuk berhubungan dengan sumber itu. Untuk diri Anda sendiri, untuk kebahagiaan, kesenangan, dan kepuasan diri Anda sendiri maka Anda harus selalu berusaha untuk berhubungan dengan pusat kegembiraan yang ada di dalam batin Anda sendiri. Itulah dimana kekuatan Guru berada. Itulah dimana setiap mukjizat di alam semesta dapat terwujud. Itulah cinta kasih, itulah dimana segala kebaikan hati dan cinta kasih berasal. Itulah dimana segala Kebajikan, Keindahan, dan Kebenaran tergeletak tidur di sana untuk Anda temukan.
Kalau tidak, cepat atau lambat kita semua akan meninggal dan pergi ke mana, siapakah yang peduli? Setidaknya ketika kita hidup sebagai manusia, kita harus menjalani suatu kehidupan yang bermakna; kita harus bahagia dan meneruskan hidup kita dengan cara yang penuh arti, karena itu cocok dengan martabat kita sebagai manusia, sebagai “Tingkat Kesepuluh” dari segala satwa di dunia ini. Kitalah puncak ciptaan jasmani. Kita belum tahu bahwa kita berada di puncak alam semesta. Mungkin bukan yang tertinggi, tetapi setidaknya di sini, kitalah puncak ciptaan. Maka kita harus meneruskan hidup kita sebagai manusia yang bermartabat; bukannya takut terhadap segala hal, bodoh, dan tenggelam dalam kesengsaraan, terutama ketika kita memiliki harta batin yang dapat selalu kita gunakan.
Itulah satu-satunya tujuan meditasi: agar Anda mengenal diri Anda sendiri dan memahami apa kebahagiaan sejati itu, bukan karena Guru mengatakan demikian dan Anda harus mematuhi Guru. Anda mematuhi Guru karena itu baik bagi Anda, tetapi Anda harus tahu alasannya. Anda harus tahu itu demi Anda, bukan demi Guru. Guru tidak peduli. Saya tidak peduli. Jika Anda tidak ingin bermeditasi, maka Anda tidak usah bermeditasi. Itu kehidupan Anda. Saya tidak dapat mengendalikan Anda, dan saya tidak ingin melakukannya. Jika Anda mengendalikan orang lain, maka Anda akan terikat kepadanya. Seperti polisi dengan penjahat, keduanya diborgol. Polisi harus terus mengurus tahanannya.baca selengkapnya

Bagaimana Melakukan Meditasi


10 Tips Penting dalam Meditasi

Mengapa bermeditasi?
Pada tingkat awal, meditasi adalah sebuah alat. Meditasi dapat membantu memerangi stress, meningkatkan kesehatan fisik, meringankan nyeri kronis, membuat anda tidur lebih baik, merasa lebih bahagia dan lebih damai.
Pada tingkat lanjut, meditasi adalah sebuah pintu ke arah yang tidak diketahui. Hal ini dapat membantu kita mengungkapkan misteri siapa diri kita.
Ketika anda mulai bermeditasi, anda akan melihat bagaimana liarnya pikiran anda. Pemikiran tentang masa lalu atau masa depan akan berdesakan dengan keberadaan anda di masa sekarang. Kadang-kadang memori ini menyakitkan anda dan terjadi berulang-ulang.
Jadi, jika anda memulai untuk melakukan meditasi, jangan salahkan diri anda tentang pikiran liar anda. Ini adalah kondisi yang alami. Pada waktunya, anda akan belajar untuk bermeditasi secara tenang dengan rentetan pikiran anda, dan anda akan menemukan beberapa kejelasan dan kedamaian.
Berikut adalah beberapa tips sederhana tentang cara untuk memulai meditasi. Bagi anda yang sudah terbiasa melakukan meditasi bisa menambahkan komentar tentang apa yang telah bekerja baik untuk anda.

1. Sikap
Apakah anda duduk di kursi atau bersila di lantai, pastikan bahwa tulang belakang dan kepala anda dalam posisi tegak. Jika anda membungkuk, pikiran anda akan melayang. Pikiran dan tubuh saling terkait. Jika tubuh anda seimbang, pikiran anda juga akan seimbang. Untuk semakin menguatkan, bayangkan bahwa kepala anda menyentuh langit.

2. Mata
Coba dan jaga mata anda tetap terbuka. Membuka mata memungkinkan anda untuk menjadi lebih hadir. Turunkan mata dan biarkan pandangan anda menjadi lembut. Jika anda menutup mata, anda akan lebih mungkin untuk menjauh dari pikiran. Namun, penting untuk melakukan apa yang nyaman bagi anda. Beberapa orang merasakan dengan menutup mata akan jauh lebih efektif dalam meditasi. Ada baiknya untuk bereksperimen dan melihat apa yang terasa paling baik untuk anda.

3. Fokus
Dalam kesadaran biasa, kita hampir tidak pernah merasakan kehadiran. Misalnya, kadang-kadang kita mengendarai mobil secara autopilot ketika sedang sibuk dengan pikiran kita. Tiba-tiba kita telah tiba di tempat tujuan dan tidak ingat apa-apa tentang mengemudi!
Jadi, meditasi adalah cara yang indah untuk membangun hidup kita. Jika tidak, kita akan kehilangan sebagian dari pengalaman meditasi karena kita sedang berada di tempat lain dalam pikiran kita! Mari kita lihat apa yang kita fokuskan. Dalam kehidupan biasa, kita cenderung untuk menyamakan fokus dengan konsentrasi. Itu seperti sinar cahaya yang terkonsentrasi. Tetapi dalam meditasi, pikiran semacam itu justru tidak membantu. Itu terlalu tajam dan cenderung membuat kita cepat terganggu. Untuk fokus dalam meditasi berarti memperhatikan dengan lembut untuk apa pun yang anda tempatkan di pusat kesadaran. Disarankan untuk menggunakan napas sebagai fokus. Ini seperti sebuah pintu yang menghubungkan alam ‘dalam’ dan ‘luar’. Guru Zen Toni Packer mengatakan:
“Perhatian datang entah dari mana. Ia tidak memiliki penyebab. Ia tidak milik siapa pun.”

3. Nafas
Memperhatikan nafas adalah cara yang baik untuk menjangkarkan diri anda pada saat ini.
Perhatikan nafas anda saat mengalir masuk dan keluar. Tidak perlu untuk mengatur nafas – hanya membiarkannya secara alami.

4. Menghitung Nafas Anda
Jika anda mengalami kesulitan melakukannya, anda dapat mencoba menghitung nafas – yang merupakan latihan meditasi kuno. Pada hembusan nafas anda, di dalam hati menghitung “satu”, kemudian “dua”, sampai “empat”. Kemudian kembali ke “satu”. Setiap kali anda melihat pikiran anda telah menyimpang jauh atau anda menemukan diri anda telah menghitung sampai “tigapuluh tiga” misalkan, segera kembali ke “satu”. Dengan cara ini, “satu” seperti pulang ke rumah pada saat sekarang. Ada baiknya untuk kembali tanpa melirik ke belakang.

5. Pikiran
Ketika anda terganggu oleh pikiran, secara perlahan biarkan mereka pergi dengan cara kembali fokus pada nafas anda. Jangan mencoba menghentikan pikiran, ini hanya akan membuat anda merasa gelisah. Bayangkan bahwa mereka adalah tamu tak diundang di depan pintu anda: mengakui kehadiran mereka dan dengan sopan meminta mereka untuk pergi meninggalkan. Kemudian berikan perhatian lembut pada nafas anda.

6. Emosi
Sulit untuk menyelesaikan meditasi jika anda sedang berjuang dengan emosi yang kuat. Hal ini karena beberapa emosi cenderung untuk berkembang biak dan menjalar dalam pikiran. Terutama rasa marah, malu dan takut yang akan membuat cerita berulang-ulang dalam pikiran. Emosi-emosi tersebut membuat kita terus melihat peristiwa-peristiwa di masa lalu dan takut melihat masa depan dengan perandaian yang dimulai dengan, “Bagaimana jika …”
Cara untuk mengatasi emosi yang kuat dalam meditasi adalah dengan fokus pada perasaan tubuh yang menyertai emosi. Sebagai contoh, ini bisa berupa ikatan yang kuat dari ketakutan di sekitar dada atau bergolak panas kemarahan di dalam perut. Lepaskan pengalaman-pengalaman tersebut dan kembali fokus pada tubuh anda. Dengan cara ini anda menghormati emosi anda, tetapi tidak menjadi terjerat dalam pengalaman tersebut.

7. Keheningan
Hening adalah penyembuhan. Ada banyak ‘meditasi musik’ di sekitar, tapi tidak ada yang mengalahkan keheningan. Musik atau suara dalam rekaman hanya bisikan-bisikan dalam pikiran anda. Ketika kita duduk diam, kita benar-benar mendapatkan pengalaman apa yang sedang ada di pikiran kita. Ada kemantapan dan ketenangan yang berasal dari duduk dalam keheningan.

8. Lama Meditasi
Mulailah dengan 10 menit dan hanya duduk lebih lama jika anda merasa bahwa itu terlalu pendek. Jangan memaksakan diri untuk bermeditasi lebih lama jika anda tidak siap untuk melakukan itu. Pada waktunya, anda mungkin ingin memperpanjang meditasi anda sampai 25 menit. Yang terpenting adalah lamanya tersebut memungkinkan anda untuk menyelesaikan pikiran anda tanpa menyebabkan terlalu banyak tekanan pada tubuh anda, dan hindari setiap ‘keharusan’. Beberapa orang menikmati duduk selama satu jam pada suatu waktu, sementara yang lain menemukan bahwa mereka tidak bisa duduk lebih lama dari 10 menit. Lakukan apa yang terasa tepat untuk anda!

9. Tempat
Sangat baik jika anda membuat tempat khusus untuk duduk. Anda bahkan dapat membuat sebuah kuil atau sebuah altar yang bisa anda hadapi ketika anda duduk dalam meditasi. Anda mungkin ingin menempatkan lilin di altar dan benda-benda yang memiliki arti bagi anda. Akan terasa indah jika anda menemukan objek untuk altar anda saat anda bermeditasi. Mungkin anda menemukan batu-batu, atau kerang, atau bunga yang ‘berbicara’ kepada anda.

10. Kenikmatan
Yang tidak kalah penting dari semua adalah menikmati meditasi. Anda mungkin ingin mencoba duduk dengan sedikit senyum. Jadilah baik kepada diri sendiri. Mulailah duduk bermeditasi sebentar setiap hari. Ini membantu untuk membangun kebiasaan anda sehari-hari.

sumber artikel

Friday, 2 January 2015

SEDULUR PAPAT KELIMA PANCER

Papat kalima pancer merupakan sebuah wacana yang perlu terus kita gali dan kita renungkan plus bertukar fikiran dengan orang-orang tua kita yang sudah mumpuni baik dari ilmu tahid dan ilmu rasanya. Menurut petunjuknya papat kalima pancer itu pusatnya ada di PANCER (yaitu lubuk hati yang paling dalam) dan PAPAT-nya adalah unsur-unsur ilahi yang kita sendiri hak untuk mendapatkannya. Karena dengan menggunakan PAPAT itu kita bisa selalu ingat kepada Allah Subhanahu wata’ala sebagai penguasa alam semesta ini.


Papat yang pertama adalah nur-nya Allah (Nurullah=Cahaya dari Allah) bias dari asma-asma Allah dan sifat-sifat Allah, tanda dari PANCER-nya yaitu dalam segala sesuatu/ gerak gerik selalu BERSERAH DIRI kepada Allah dan pengakuan kita sebagai mahluknya merasa tiada daya secara ruhani dan tiada kekuatan secara jasmani kecuali hanya Allah yang memberikan gerah hidup dan kehidupan, dan berupaya untuk selalu meng-ibadahkan segala sesuatu untuk BERIBADAH kepada Allah memohon Ridho Allah, Rahmat Allah.

Papat yang kedua adalah NUR MUHAMMAD (cahaya syafa’at yang Allah cipta untuk Hambanya (Rasulullah) yang Allah mulyakan. setelah kita berserah diri kepada Allah lewat PANCER (lubuk hati yang paling dalam) ada sebuah kelembutan sebagai sebuah rahmat yang Allah berikan kepada mahluknya agar kita tunduk dan lemah lembut kepada Allah, selalu merasa sayang kepada apapun dan siapapun sebagaimana Rasulullah mempunyai perangai yang lembut dan berahlak mulia bagi semua mahluk.

PAPAT yang ketiga yaitu MALAIKAT sebagai kendaraan untuk membawa NURULLAH dan NUR MUHAMMAD tadi kedalam diri kita pada waktu kita berserah diri kepada Allah dan mengibadahkan segala sesuatu hanya untuk Allah dan fungsi malaikat ini untuk membantu memintakan permohonan ampun mendoakan kepada kita sebagai mahluk yang lemah, banyak berbuat dosa (karena manusia tempat salah dan lupa) dan nominal mereka tidak sedikit mendukung kita dalam beribadah kepada Allah.

PAPAT yang ke empat adalah KAROMAH yaitu berisi doa-doa dari para orang sholeh terdahulu (doa dari para Rasul-rasul, Nabi-nabi, dan para Auliya serta Sholihin yang telah mendahului kita) yang oleh allah diberikan kesempatan untuk membantu mendoakan segala hajat hidup kita dalam mengarungi kehidupan didunia sebagai bekal ibadah nanti kita setelah meninggal (akhirat).

Semoga Allah mengampuni kedua orang tua kita, keluarga kita, mengampuni kita, dan orang-orang yang mempunyai hak dan kewajiban atas kita yang seiman serta mengampuni sesepuh-sesepuh kita. Semoga Allah memberikan Taufiq dan hidayah kepada kita dan mereka dan semoga kita dan mereka semua dijadikan golongan dari hamba-hamba Allah yang sholeh.
ADABEBERAPA VERSI yang menginterpretasikan JAMUS KALIMOSODO.
1. ada yang menginterpretasikan 2 kalimah syahada
2. ada yang menginterpretasikan lahirnya pancasil
3. ada yang menginterpretasikan tokoh pewayangan pandawa lima, apakah semua nya salah? tentu tidak…karena  cara pandang setiap orang tidaklah sama.
Hal yang terpenting adalah jangan sampai kita kehilangan ISI/makna dari Jamus Kalimosodo sebagai orang yang berpengertian jawa yang mendapatkan warisan dari leluhur Jawa, pengertian jamus kalimusodo secara singkat adalah:

Istilah jamus kalimosodo terdapat dalam kisah pewayangan baratayudha, suatu jamus/surat yang ada tulisannnya tentang pengertian/kawruh. “barang siapa mendapat kawruh ini ia akan menjadi raja/mempunyai kekuasaan yang besa. kitab ini dimiliki oleh prabu yudistira(samiaji) yang selalu menang dalam peperangan dan akhirnya masuk surga tanpa kematian…memiliki dalam hal ini adalah bukan saling berebut tetapi saling berebut memiliki makna.

Arti Kalimasada terdiri dari beberapa bagian:
Ka= huruf/pengejaan Ka, Lima=angka 5, Sada= lidi/tulang rusuk daun kelapa yang diartikan Selalu, Jadi kelima ini haruslah utuh(selalu 5), Kelima unsur kalimasada teridiri dari:
1.KaDonyan(Keduniawian).
ojo ngoyo dateng dunyo yang arti singkatnya adalah jangan mengutamakan hal-hal yang bersifat duniawi, kebutuhan duniawi kita kejar tapi jangan diutamakan.
2.   Ka Hewanan ( sifat binatang).
ojo tumindak kaya dene hewan, cotoh:asusila. amoral, tidak beretika dll.
3.   KaRobanan.
Ojo ngumbar hawa nafsu yang arti singkatnya jangan memelihra hawa nafsu…nafsu itu harus dikendalikan.
4.   Kasetanan.
Ojo tumindak sing duduk samestine yang arti singkatnya jangan bertindak yang tidak semestinya alias gengsi, sombong( ingin seperti Gusti), menyesatkan, berbuat licik dll.
5.   KaTuhanan.
artinya kosong
Gusti Allah iku tan keno kinoyo ngopo nanging ono yang artinya Gusti Allah tidak dapat diceritakan secara apapun tapi toh ada. Gantharwa adalah salah satunya yang diberikan “pusaka” mewarisi warisan dari leluhur Jawa. Pengertian Asli dari jamus kalimosodo diatas adalah isi murni dari pengertian sebenarnya..setiap orang boleh membungkusnya dengan bungkus apapun tetapi jangan sampai kehilangan makna aslinya, karena pengertian diatas adalah pengertian sebenarnya dari jamus kalimusodo. sumber artikel

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Muachrus All Rights Reserved.
back to top