Ad

Memo Timur Lumajang
Friday, 23 January 2015

Jalani Kehidupan Bak Sebelum di Bumi

Posted by on Friday, 23 January 2015

kehidupan surgaSahabat, hampir dari kita semua telah mengetahui bahwa seblum manusia ada di bumi/ tinggal di dunia ini, leluhur kita tinggal di dalam Surga. Ntah bagaimana definisi surga itu sendiri, masing" keyakinan memiliki definisi sendiri-sendiri.

Pada kesempatan ini, saya tidak membahas soal apa keyakinan maupun agama. Ya, meskipun ini sangat berkaitan dengan suatu ajaran agama, tapi bukan itu pokok pembahasannya. Inti dari tulisan kali ini adalah "Bagaimana cara kita untuk menjalani kehidupan seperti sebelum di dunia ini".

Dalam ajaran agama, kita diceritakan bahwa kehidupan di dalam surga itu sangatlah istimewa, apa yang kita inginkan dan kita butuhkan, seketika akan jadi kenyataan di depan mata kita. Dan kita tidak perlu bersusah payah untuk meraih atau pun mewujudkan keinginan tersebut seperti pada kehidupan kita di bumi ini. Contoh, ketika saya ingin makan, saya harus bekerja mencari uang atau bercocok tanam agar dapat makan.

Nah, bagaimana semua itu bisa terjadi??

Singkat cerita. Kehidupan Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang dekat kepada Sang Pencipta. Itu benar sekali. Tetapi bagi diri pribadi kita, apakah kita sudah dekat pada Sang Pencipta atau belum....?

Masalahnya, dekat dengan Sang Pencipta bukan soal kita tinggal di surga atau pun di dunia seperti sekarang ini. Namun bagaimana kita memberi kontribusi, manfaat, pengabdian atau apapun yang layak untuk kita persembahkan kepada Sang Pencipta, terlepas dari kita ada di mana. Walau pun kita ada dan tinggal di bumi yang kejam ini, tidak menutup kemungkinan kita dapat memberikan Loyalitas kita padaNYA dengan segenap jiwa dan raga kita.

Jadi, dimana pun kita berada selayaknya kita harus dekat dan selalu dekat pada Sang Maha Kuasa. Meskipun pada kenyataannya kita belum pernah bertemu, berbicara apalagi bertatap muka denganNYA, tapi kita semua pasti menyadari bahwa kita adalah milikNYA. Jalan tersingkat untuk mengabdikan diri padaNYA adalah dengan cara merawat, memelihara, melestarikan dan melayani segala apa yg jadi kepunyaanNYA. Setelah itu, barulah kita mendapat penilaian menjadi LAYAK atau TIDAK LAYAK dekat denganNYA untuk memperoleh semua fasilitas yang pernah DIA sediakan di dalam Surga.

saya hanya berpesan, marilah kita berusaha menjadi layak untuk dekat denganNYA, apapun jua yang terjadi.
 
by: Muachrus, S.Pdi

comments

0 Komentar:

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Muachrus All Rights Reserved.
back to top