Waspada..!! Boraks dan Rhodamin
Posted by
Admin Cs on Saturday, 2 May 2015
Lumajang, Memo_Dihimbau bagi masyarakat Lumajang dan sekitarnya agar berhati-hati dan teliti dalam membeli makanan dan jajanan yang dijual bebas seperti di sekolah-sekolah atau di pasar. Pasalnya, belakangan ini banyak ditemukan makanan dan jajanan mengandung Boraks dan Rhodamin yang keduanya merupakan senyawa kimia yang sangat membahayakan bagi kesehatan.
Kasubid Kemanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Santoso kepada sejumlah media saat berada di Ketahanan Pangan Pemkab Lumajang menjelaskan, Boraks adalah senyawa kimia yang bisa mengembang dan apabila dicampurkan pada makanan atau jajanan, akan teras kenyal. Sedang Rodhamin sebuah zat pewarna kain yang juga berfungsi sebagai campuran pembersih mulut, kosmetika serta campuran sabun.Jika dua zat kimia itu dicamp[urkan pada makanan atau jajanan, tentunya sangat berdampak buruk pada kesehatan manusia disemua golongan.”Siapapun yang mengkonsumsi makanan yang mengandung Boiraks dan Rodhamin, dalam waktu sekian tahun kedepan akan terserang penyakit kangker, gagal ginjal serta jantung,”tutur Santoso
Kepala Kantor Ketahanan Pangan Pemkab Lumajang Khairil Diani mengatakan pihaknya telah menerima hasil sampel dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dimana ada belasan makanan dan jajanan yang terbukti berbahaya. Dari 60 jenis makanan yang diambil sampel oleh BPOM di akhir tahun 2014 kemarin, baru 46 jenis makanan atau jajanan yang aman.
”14 jenis makanan yang lain tidak aman, karena terbukti mengandung Boraks dan Rodhamin. Dengan rincian 8 makanan mengandung Rodhamin sedang 6 makanan lagi mengandung Boraks. Kami kaget dan terkejut mendengarnya mas,”ungkap Khairil
Masih kata Khairil, untuk mengantisipasi makanan dan ajajanan yang mengandung Boraks dan Rodhamin tidak terus dikonsumsi bebas oleh masyarakat utamanya peserta didik di sekolah-sekolah se Kabupaten Lumajang, pihaknya segera akan berkoordinasi dengan sejumlah istansi terkait mulai dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta sejumlah instansi terkait lainnya dalam rangka pencegahan agar makanan atau jajanan yang mengandung Boraks dan Rodhamin tidak lagi dikonsmsi oleh masyarakat Lumajang Khususnya.
“Kami bersama sejumlah instsansi terkait akan segera melakukan pengecekan dan pencegahan secara maksimal, mulai dari kantin-kantin sekolah, pasar dan warung-warung milik warga tujuannya agar makanan atau jajanan yang dijualnya benar-benar tidak mengandung boraks dan Rodhamin,”pungkasnya (cho)Pinjaman Fiktif KPRI Wira Bhakti Mulai Diusut
0 Komentar:
Post a Comment