Rumah Warga Ditimpa Truk Gandeng
Posted by
Admin Cs on Friday, 20 March 2015
Lumajang, Memo_Diduga rem bolong, sebuah truk gandeng nopol N 8317 UZ yang bermuatan sirap kayu sengon albasia terguling di Jalan Jurang Dowo Desa/Kecamatan Padang kemarin sore menjelang malam sekira pukul 18.00 Wib. Sebuah rumah warga nyaris rata dengan tanah setelah tertimpa sirap yang diangkut truk gandeng naas itu.
Puluhan kubik sirap selain numplek blek di salah satu rumah warga juga berserakan ditengah jalan. Warga beramai-ramai memindah puluhan kubik sirap dari tengah jalan dan rumah warga ke tempat yang aman. Kondisi itu membuat Jalur Lumajang menuju ke wilayah Kecamatan Gucialit macet total.
Setelah dua jam lebih, sirap maupun bangkai truk berhasil dievakuasi ketepi jalan. Jalur Lumajang Gucialit kembali normal seperti biasanya. Untung, Mbok Sum pemilik rumah sedang keluar rumah. “Misalkan saat kejadian berlangsung Mbok Sum ada didalam rumahnya, apa jadinya mas,”tutur Misnati
Awalnya, dirinya hendak pergi ke Mushollah depan rumahnya. Saat hendak menyebrang jalan, dirinya melihat truk berjalan pelan dari arah barat, tapi jalannya seperti berlenggak-lenggok. Takut, dirinya kembali masuk ke rumahnya. Beberapa menit kemudian terdengar suara benturan keras.
”Suara benturan itu sangat keras, saya langsung keluar rumah. Ternyata truk itu sudah terguling disebelah rumah Mbok Sum itu. Rumah Mbok Sum saya lihat ambruk, ya untung Mbok Sum keluar. Informasi warga juga ada 3 pengendara motor terjatuh kena sirap-sirap itu mas,”ungkapnya
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Hardono melalui Kanit Laka Iptu Toni S ketika dikonfirmasi Memo mengatakan, truk terguling itu selain karena remnya blong juga akibat kelebihan muatan sehingga sopirnya tidak bisa mengendalikan dan terguling. Diketahui sopirnya bernama Emon (42), warga Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso.
”Kata warga saat itu, sopirnya melarikan diri. Tidak mas, sopirnya ada dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan dari penyidik Unit Laka. Tidak ada korban jiwa, namun ada sebuah rumah warga rusak akibat tertimpa muatan truk itu,”tegas Iptu Toni S (cho)
Puluhan kubik sirap selain numplek blek di salah satu rumah warga juga berserakan ditengah jalan. Warga beramai-ramai memindah puluhan kubik sirap dari tengah jalan dan rumah warga ke tempat yang aman. Kondisi itu membuat Jalur Lumajang menuju ke wilayah Kecamatan Gucialit macet total.
Setelah dua jam lebih, sirap maupun bangkai truk berhasil dievakuasi ketepi jalan. Jalur Lumajang Gucialit kembali normal seperti biasanya. Untung, Mbok Sum pemilik rumah sedang keluar rumah. “Misalkan saat kejadian berlangsung Mbok Sum ada didalam rumahnya, apa jadinya mas,”tutur Misnati
Awalnya, dirinya hendak pergi ke Mushollah depan rumahnya. Saat hendak menyebrang jalan, dirinya melihat truk berjalan pelan dari arah barat, tapi jalannya seperti berlenggak-lenggok. Takut, dirinya kembali masuk ke rumahnya. Beberapa menit kemudian terdengar suara benturan keras.
”Suara benturan itu sangat keras, saya langsung keluar rumah. Ternyata truk itu sudah terguling disebelah rumah Mbok Sum itu. Rumah Mbok Sum saya lihat ambruk, ya untung Mbok Sum keluar. Informasi warga juga ada 3 pengendara motor terjatuh kena sirap-sirap itu mas,”ungkapnya
Kasatlantas Polres Lumajang AKP Hardono melalui Kanit Laka Iptu Toni S ketika dikonfirmasi Memo mengatakan, truk terguling itu selain karena remnya blong juga akibat kelebihan muatan sehingga sopirnya tidak bisa mengendalikan dan terguling. Diketahui sopirnya bernama Emon (42), warga Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso.
”Kata warga saat itu, sopirnya melarikan diri. Tidak mas, sopirnya ada dan saat ini masih menjalani proses pemeriksaan dari penyidik Unit Laka. Tidak ada korban jiwa, namun ada sebuah rumah warga rusak akibat tertimpa muatan truk itu,”tegas Iptu Toni S (cho)
Baca : Gadis SMA Digilir Duda
0 Komentar:
Post a Comment